Tentang Aplikasi
Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur telah resmi dipilih sebagai lokasi ibu kota negara (IKN) baru Republik Indonesia. Pemindahan lokasi IKN ini karena melihat kondisi DKI Jakarta yang dinilai sulit untuk menyelesaikan permasalahan dalam hal tata guna lahan seperti ketersediaan air, manajemen kota yang baik, sumber daya energi, penyediaan hutan kota, tanah resapan, dan lain - lainnya. Maka dari itu, dibuatlah aplikasi Antaru-id untuk mendukung pemerintah dalam rencana pemindahan lokasi ibu kota negara Indonesia ke Kalimantan Timur.
Aplikasi ini dibuat untuk memudahkan dalam memantau Wilayah Calon Ibu Kota Baru Indonesia dengan menampilkan NDVI (Normalized Difference Vegetation Index), NDWI (Normalized Difference Wetness Index) NDBI (Normalized Difference Build-Up Index), LST (Land Surface Temperature), dan beberapa data kadar kualitas udara (CO, NO2, SO2, dan O3). Data yang diambil dari tahun 2019 hingga 2021 dengan menggunakan satelit Sentinel 2, Sentinel 5P, dan Modis.
Selain itu, aplikasi Antaru-id ini juga dapat menampilkan lahan yang cocok untuk tanaman serealia seperti jagung, gandum, padi, sorgum dan tanaman hias.
Tentang GEE
Google Earth Engine (GEE) adalah suatu platform berbasis komputasi awan yang memiliki akses data citra satelit dengan skala sangat besar (Petabyte) untuk analisa data geospasial dan platform ini bersifat open source atau dapat diakses oleh semua orang. Data-data yang disajikan dalam Google Earth Engine berasal dari beberapa satelit meliputi set data vektor, cuaca, model elevasi digital, data iklim, dan lain-lain
Tentang Indeks
Normalized Difference Built-Up Index (NDBI)
Indeks yang menunjukan kerapatan lahan terbangun/bare soil. NDBI sangat sensitif terhadap lahan terbangun atau lahan terbuka. Algoritma ini dipilih karena merupakan transformasi yang paling sering digunakan untuk mengkaji indeks lahan terbangun.
Normalized Difference Water Index (NDWI)
Indeks yang yang digunakan untuk menghitung dan menunjukkan kebasahan lahan di suatu area dengan anggapan bahwa semakin padat vegetasi di suatu area maka semakin tinggi indeks kebasahan lahan tersebut, karena adanya vegetasi yang mempunyai cairan dalam daun.
Normalized Difference Vegetation Index (NDVI)
Indeks yang menggunakan suatu algoritma yang diterapkan pada citra multisaluran untuk menonjolkan aspek kerapatan vegetasi ataupun aspek yang berkaitan dengan biomass, Leaf Area Index, konsentrasi klorofil, jumlah tajuk dan lain sebagainya.
Land Surface Temperature (LST)
Indeks yang menunjukan suhu pada permukaan bumi yang merupakan hasil pantulan objek yang terekam oleh citra satelit pada waktu tertentu. LST menggunakan citra satelit Landsat yaitu Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), citra Landsat 8 band 10, dan citra Landsat 8 band 11.
Carbon Monoxide (CO)
Indeks yang menunjukan kadar Karbon monoksida di suatu daerah yang dimana gas tersebut merupakan hasil pembakaran tidak sempurna kendaraan bermotor yang dapat mencemari udara dan mengganggu kesehatan manusia.
Nitrogen Dioxide (NO2)
Indeks yang menunjukan kadar nitrogen dioksida di suatu wilayah yang dimana gas tersebut merupakan hasilkan dari proses pembakaran bahan bakan pada mesin kendaraan.
Ozone (O3)
Indeks yang menunjukan kadar ozon di suatu daerah yang dimana ozon ialah alotrop yang sangat reaktif dari oksigen atmosfer biasa di mana molekul terdiri dari tiga atom oksigen.
Sulfur dioxide (SO2)
Indeks yang menunjukan kadar sulfur dioksida di suatu daerah yang dimana gas tersebut berasal dari hasil pembakaran fosil.
